SEO BLOG & TEMPLATES
Anti Thoghut »
Risalah Jihad
»
Ba’iat Mujahidin Yaman kepada Khilafah Ibrahim dan bergabung dengan Daulah Islam.
Ba’iat Mujahidin Yaman kepada Khilafah Ibrahim dan bergabung dengan Daulah Islam.
Posted by Anti Thoghut on Jumat, 14 November 2014 |
Risalah Jihad
Shoutussalam Islamic Media
menghadirkan
Terjemah Indonesia
Ba’iat Mujahidin Yaman kepada Khilafah Ibrahim
بسم الله الرحمن الرحيم
Deklarasi Mujahidin Yaman atas Baiat mereka kepada sang khalifah Abu Bakar Al Baghdadi dan bergabung dengan Daulah Islam.
Segalla puju hanya milik Allah yang telah menunjukki kita kepada jalan
islam. yang mengajari kita dengan keutaman serta kasih sayangNya dengan
Al Quran. Dia Telah menjadikan kami pelaku jihad yang faham akan hujjah
serta anak panah. Sholawat dan salam terhadap Nabi Muhammad yang
bersabda: “Aku tinggalkan untuk kalian satu cahaya dimana malamnya
seperti siangnya, ia tak pernah tertukar kecuali ia hancur” dan juga
bersabda “kemudian akan menjadi khilafah di atas manhaj kenabian”.
Amma ba’du:
Allah Ta’ala berfirman:
Berpegang teguhlah kalian kepada tali Allah secara keseluruhan, dan
janganlah kalian berpecah belah”. Nabi SAW bersabda: “Barangsiapa yang
mati namun di lehernya belum ada ikatan baiat, maka matinya adalah mati
jahiliyah”. Sebagai bentuk ketaatan terhadap Allah Azza Wajalla, serta
melazimi perintah Rasul SAW agar menghilangkan perbedaan dan bersatu
padu dalam jamaah.
Dengan ini kami mengumumkan baiat atas Khalifah
Ibrahim Bin Awwad Ibn Ibrahim Al Quraisy Al Husainy untuk mendengar dan
taat dalam suka maupun duka, dalam ridha maupun terpaksa, sebagai
penerang bagi kami, dan kami tidak akan mencabut baiat ini karena kami
adalah keluarganya. Kecuali jika kami melihat kekufuran yang nyata pada
dirinya.
Kami mendapati bukti-bukti yang Allah janjikan ada pada dirinya. Kami
menghimbau kepada segenap kaum muslimin di seluruh dunia, agar berbaiat
kepadanya, dan menolongnya. Hal ini sebagai bukti ketaatan kita kepada
Allah Ta’ala, serta sebagai langkah nyata yang diambil. Sungguh Rasul
SAW telah memberi kita kabar gembira tentang kemunculan khilafah di atas
manhaj kenabian. Sungguh Demi Allah kami telah melihat Syaikh Abu Bakar
Al Baghdadi sebagai Khilafah di atas manhaj kenabian.
Tatkala kami mendengar selera yahudi dan nasrani, yang gemar mengajak
manusia menuju pintu-pintu neraka. Maka kami respon hal tersebut dengan
perintah Rasulullah agar melebur kedalam jama’ah bersama dengan
imamnya. Dari Hudzaifah RA dia berkata, satu ketika para sahabat
bertanya kepada Rasul SAW tentang kebaikan, sedang aku bertanya kepadnya
tentang keburukan yang aku takut akan menimpaku, dikatakan di dalamnya,
“Apakah ada kejelekan setelah datang kebaikan?” Nabi menjawab, “Ya,
para dai yang menyeru kepada pintu-pintu neraka. Barangsiapa yang
menerima seruan mereka, maka merekapun akan menjerumuskan ke dalam
neraka”. Aku bertanya : “Ya Rasulullah, sebutkan cirri-ciri mereka
kepada kami ?” Beliau menjawab : “Mereka dari kulit-kulit/golongan kita,
dan berbicara dengan bahasa kita” Aku bertanya : “Apa yang Anda
perintahkan kepadaku jika aku temui keadaan seperti ini” Beliau menjawab
: “Pegang erat-erat jama’ah kaum muslimin dan imam mereka” (HR Bukhari-Muslim).
Apakah disana ada imam yang ia dibaiat oleh banyak kelompok selain
Syaikh Abu Bakar Al Baghdadi? maka perintahkanlah kami wahai Khalifah
atas kehendakmu! Sesungguhnya kami adalah para kesatria dan penolongmu.
Sungguh kami adalah tentaramu di Yaman. Semoga Allah mendengarkanmu,
agar matamu mengakui pengakuan kami. Sungguh Allah telah mengumpulkanmu
bersama ummat muslim di bawah kepemimpinanmu, yaitu tentara Syam, irak
dan Yaman. Dari Abdillah Bin Hawalah dia berkata, “Pokok segala perkara
kelak akan berada di tangan tentara yang terlatih, yaitu tentara Syam,
tentara Irak dan tentara Yaman.
Segala puji kami haturkan kepada Allah yang telah menunjukkan kami
dengan islam, dan memperkenankan kami agar berbaiat kepada Khalifah,
menjadikan kami termasuk tentara khalifah di bumi yang penuh berkah.
Sungguh ia atas izin Allah akan terus eksis, serta tersebar. Allahu
Akbar, Izzah itu hanya milik Allah, RasulNya serta orang mukmin, akan
tetapi orang-orang munafik tidak mengerti. Sholawat dan salam kepada
Nabi Muhammad dan segala puji hanya milik Allah semata.
Tim Terjemah Shoutussalam Islamic Media
Sumber: http://manbar.me/yemen
[Sher/Shoutussalam]
Tweet
