SEO BLOG & TEMPLATES
Anti Thoghut »
Risalah Jihad
»
Inilah Islam Wahai Pemuda Islam..!!!
Inilah Islam Wahai Pemuda Islam..!!!
Posted by Anti Thoghut on Minggu, 31 Agustus 2014 |
Risalah Jihad
Sebenarnya yang mencoreng citra Islam itu bukanlah pemotongan kepala
orang-orang kafir dan penteroran mental mereka, akan tetapi yang
mencoreng citra Islam itu adalah orang yang menginginkan Islam itu
mengikuti cara Mandela dan Ghandi, yang tidak ada pembunuhan di
dalamnya, tidak ada peperangan, tidak ada kekerasan, tidak ada darah,
dan tidak ada pemenggalan leher, ini bukan ajaran Muhammad Ibnu Abdillah
shallallahu ‘alaihi wa sallam yang diutus dengan pedang sebelum hari
kiamat yang mana satu surat di dalam Al Qur’an dinamakan surat Muhammad
sebagai Surat Al Qital (Perang). Ajaran-ajaran yang tidak ada hal-hal
tadi hanyalah dien orang-orang nasrani yang mereka sendiri tidak
mengambilnya, dan dien orang-orang Budha yang mana kaum Budhis berlepas
diri dari sisi sikap damai di dalamnya. Islam itu agama kekuatan, agama
peperangan, agama jihad, agama pemenggalan leher, dan agama penumpahan
darah, bukan agama penyodoran pipi kiri kepada orang yang menempeleng
pipi kananmu, akan tetapi Islam adalah agama pematahan tangan yang
berani menghinakan orang muslim, siapa yang terbunuh demi membela
hartanya atau jiwanya atau kehormatannya maka dia syahid.
Islam
itu dien, yang wisata kaum prianya adalah jihad di jalan Allah, dan
surganya ada di bawah kilatan pedang-pedang mereka yang merupakan
kunci-kunci surga, tidak ada kehidupan hakiki bagi penganutnya kecuali
dengan jihad, dan tujuan para prajurit tempurnya adalah mati di jalan
agama mereka, dan tidak pelenyapan bagi kesusahan dan kegundahan mereka
kecuali dengan memerangi musuh mereka, sebaik-baik penghidupan mereka
adalah ghanimah peperangan, sebaik-baik pria mereka adalah yang banyak
membunuhi musuh-musuh yang menyerang mereka dari segala penjuru, tidak
ada kenikmatan usaha bagi mereka kecuali dengan sabetan pedang, dan
tidak ada keindahan kehidupan bagi mereka kecuali di atas kuda perang,
dan tidak ada yang menyenangkan mereka kecuali kematian di dalam
pertempuran, dan mereka tidak mati kecuali setelah banyak membunuh
musuh, dan tidak akan berkumpul orang muslim dan yang membunuhnya di
dalam api neraka. Parfum mereka adalah debu kaki mereka dari front
pertempuran, dan perhiasan mereka adalah darah yang ditumpahkan di jalan
Allah sehingga menyirami bumi, bila telah berjumpa dengan Rabb mereka,
maka mereka meminta untuk kembali ke dunia sepuluh kali karena ia
melihat kemuliaan yang didapatkan, mereka meletakkan pedang-pedang
mereka di atas pundak-pundak mereka yang masih bercucuran darah seraya
berdesakan di pintu surga, di mana dikatakan kepada mereka: Siapa mereka
itu? Dikatakan: Para syuhada mereka itu hidup lagi diberikan rizqi,
mereka masuk surga Rabb mereka tanpa hisab dikarenakan mereka telah
disakiti dan berperang di jalan-Nya.
Inilah Islam wahai para
pemuda Islam, inilah dien yang Allah telah menjanjikan untuk
memenangkannya di atas semua agama walaupun orang-orang kafir tidak
menyukainya: dengan dakwah bagi orang yang masih memiliki hati, dan
dengan tombak bagi orang yang tidak tegak berdiri di atas
jalan..barangsiapa menghadang di hadapan dakwahnya dan menghalangi
tamkin dan keberkuasaannya di atas bumi serta merintangi kedaulatannya
di atas semua aturan umat manusia, maka dihadapi dengan tajamnya pedang.
Pemeluk dien ini diperintahkan untuk memerangi manusia sampai mereka
komitmen dengan Laa ilaaha illallaah, dan peperangan tidak berhenti
sampai akhir umat ini memerangi Dajjal, dan senantiasa sekelompok dari
umat ini berperang di jalan Allah, mereka tidak terganggu oleh orang
yang menggembosi dan menyelisihi mereka, mereka unggul lagi menang
mengalahkan musuh-musuhnya.
Dien yang tumbuhannya adalah
serpihan-serpihan badan, penyiramannya adalah darah, dan dahan-dahannya
adalah leher, ia di atas dan tidak ada yang lebih atas darinya, ia
menguasai dan tidak dikuasai, ia menggiring dan tidak digiring, tidak
tunduk di dalam hukumnya kepada selain Rabbul ‘Ibaad (Allah).
Dien: kaum prianya di siang hari adalah singa-singa, dan di malam
harinya mereka adalah ahli ibadah, serta di dalam kehidupan adalah
orang-orang yang zuhud, tidak diambil apa yang ada di atas kepala-kepala
mereka kecuali dari bawah kaki-kaki mereka, mereka itu di tengah
manusia adalah bintang, bagi kejayaan adalah alamat dan bagi kedaulatan
adalah monumen, mereka menguasai bumi dan menjadi saksi atas manusia di
hari Kiamat, mereka menggiring manusia dengan belenggu (untuk masuk
surga) dan merekapun tidak menyiksa.
وَلِلَّهِ الْعِزَّةُ وَلِرَسُولِهِ وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَلَكِنَّ الْمُنَافِقِينَ لاَ يَعْلَمُونَ
“Dan hanya bagi Allahlah kejayaan itu, juga bagi Rasul-Nya dan bagi
kaum mu’minin, akan tetapi orang-orang munafiq itu tidak mengetahui.”
(Al Munafiqun: 8)
Wallahu A’lam
Syaikh Husen Mahmud
(Mas-alah Qath’ir Ru-uus Jaa-izah Bi Nashshil Qur’aan Was Sunnah Wa Fi’lish Shahaabah)
Tweet
