SEO BLOG & TEMPLATES
Anti Thoghut »
Musuh Islam
»
Biksu-Biksu Budha Myanmar Membenci Muslim Rohingya
Biksu-Biksu Budha Myanmar Membenci Muslim Rohingya
Posted by Anti Thoghut on Kamis, 26 Juli 2012 |
Musuh Islam
NAYPYIDAW - Biksu-biksu
musyrik Budha Myanmar sangat membenci warga Muslim Rohingya. Mereka
menggelar aksi dengan membagikan pamflet anti-Rohingya ke warga.
Para pemuka agama musyrik itu dikabarkan
memblokir bantuan kemanusiaan yang diberikan aktivis untuk warga
Rohingya. Salah satu pamflet yang dibagikan bertulisan "rencana untuk
membasmi etnis lain."
"Belakangan ini, biksu-biksu memainkan
peranan untuk menolak bantuan asing yang ditujukan kepada warga Muslim.
Mereka mendukung kebijakan Pemerintah Myanmar," ujar salah seorang
anggota LSM Chris Lewa, seperti dikutip Independent, Rabu (25/7/2012).
"Seorang anggota relawan di Sittwe
mengatakan kepada saya bahwa biksu-biksu itu berada di dekat kamp
Rohingya dan melakukan pemeriksaan. Mereka mengusir seluruh orang yang
hendak memberikan bantuan ke warga Rohingya," tambahnya.
Assosiasi Biksu Muda Sittwe dan Mrauk
juga melontarkan pernyataan, mendesak warga setempat agar tidak
berkomunikasi dengan warga Rohingya. Sementara itu para pimpinan fraksi
politik di Myanmar berupaya untuk mengusir 800 ribu warga minoritas itu
dari Myanmar.
Sejauh ini, aktivis HAM yang berbasis di
London, Inggris juga aktif mengkritisi tokoh pro-demokrasi Myanmar Aung
San Suu Kyi. Mereka mengutarakan kekecewaannya karena Suu Kyi dinilai
gagal menyikapi masalah ini.
Rohingya sudah tinggal di Myanmar sejak
beberapa abad yang silam, namun pada 1982 Jendral Ne Win melucuti
kewarganegaraan mereka. Warga Rohingya pun lari ke Bangladesh dan hidup
di kamp-kamp pengungsian.
Kaum musyrik pasti tidak suka dengan kaum muslimin, sebagaimana di terangkan Allah subhanahu wa ta’ala dalam Al-Quran :
“ Pasti akan kamu dapati orang yang
paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman, ialah
orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik.” (QS. Al-Maidah : 82)
(dari : Ibnu Subandi/al-mustaqbal.net)
Tweet
