SEO BLOG & TEMPLATES
Anti Thoghut »
Risalah Jihad
»
KABAR POSO : Catatan 'Iedul Adha 1433 H Mujahidin Tamanjeka Nusantara
KABAR POSO : Catatan 'Iedul Adha 1433 H Mujahidin Tamanjeka Nusantara
Posted by Anti Thoghut on Sabtu, 27 Oktober 2012 |
Risalah Jihad
Bismillahirrahmanirrahim
Jum'at,
26 Oktober 2012 kali ini bertepatan dengan 10 Dzulhijjah 1433 H dimana
Kaum Muslimin seluruh Dunia merayakan Hari Raya 'Iedul Adha. Seluruh
Kaum muslimin di manapun mereka berada berduyun-duyun menuju ke lapangan
dan tempat-tempat diadakannya Sholat 'Ied sambil mengumandangkan
Takbir, Tahmid dan Tahlil.
Begitupun
juga dengan Para Mujahidin Tamanjeka Poso yang saat ini sedang beribath
menunggu musuh-musuhnya dari Kaum Murtadin Densus 88 dan antek-anteknya
yang sangat begitu Pengecut yang hingga hari ini sama sekali tidak
berani menghadapi Para Mujahidin di Tamanjeka dan sekitarnya dan
beraninya hanya menangkap para penduduk baik-baik yang tidak bersalah,
karena hingga berita ini diturunkan mereka telah menangkap (bahasa
mereka : memeriksa) sedikitnya 3 penduduk Dusun Tamanjeka dan 7 penduduk
Ueralulu. Para Mujahidin Tamanjeka pun mereka merayakan Hari Raya
'Iedul Adha al-Mubarok insya Allah dengan kegembiraan dan kesabaran.
Bagi
beberapa Mujahidin, kesempatan 'Ied kali ini mungkin menjadi yang
pertama kalinya Sholat 'Ied dengan dikawal oleh Pasukan Bersenjata M16
dan yang lainnya dengan suasana penuh haru dan sangat berkesan di dalam
hati bisa berlebaran dengan Para Mujahidin lainnya dari seantero
Nusantara.
Pada
kesempatan 'Ied kali ini, sang Khotib mengemukakan tentang Kondisi
Ummat Islam hari ini yang mana laksana Buih di Lautan dimana Kaum
Muslimin jumlahnya banyak dan sangat banyak akan tetapi tidak memiliki
bobot sama sekali, tidak memiliki Izzah (kemuliaan) sama sekali, Kaum
Muslimin dengan sangat mudahnya dihina Nabinya, dibantai, didholimi,
diperkosa, diperlakukan semena-mena dan sesukanya oleh orang-orang Kafir
dan para antek-anteknya, dimana hal ini juga telah dijelaskan secara
Gamblang oleh Rasul kita Muhammad SAW 14 abad yang lampau, bahwa yang
menjadi sebab terjadinya itu semua adalah karena Kaum muslimin telah
sedang terkena Penyakit Al-Wahn, yaitu Cinta Dunia dan Takut Mati, atau
dalam sebuah riwayat dikatakan bahwa artinya adalah Cinta Dunia dan
Enggan untuk Berperang.
Sang
Khotib juga mengutip sabda Nabi SAW dimana apabila Kaum Muslimin sudah
meninggalkan Jihad fie Sabieillah dalam artian berperang di jalan Allah,
maka niscaya Allah akan memberikan Kehinaan kepada Kaum Muslimin sampai
mereka kembali menapaki Jalan Jihad ini, oleh karenanya satu-satunya
Solusi Utama dari keterpurukan, kehinaan dan kemunduran Ummat Islam hari
ini adalah hanya dengan mengerjakan Amalan Jihad fie Sabielillah.
Tak
lupa lupa Sang Khotib juga mengajak kepada Kaum Muslimin sekalian untuk
bisa ikut berpartisipasi dalam Jihad ini, karena sesungguhnya hari ini
Perang Salib telah ditabuh oleh Panglima Kafir Bush yang kemudian
dilanjutkan oleh Obama, maka hendaknya seluruh Kaum Muslimin juga ikut
berpartisipasi membantu Pasukan Muslimin dalam Perang Salib ini. Sang
Khotib juga menambahkan, bagi mereka Kaum Muslimin yang belum Allah
berikan kesempatan untuk bisa terjun langsung berperang di Medan Laga
bersama Para Mujahidin, hendaknya mereka berwasilah (bermohon kepada
Allah dengan wasilah / perantara) dengan memperbanyak amalan-amalan
kebaikan yang mendukung Jihad dan Mujahidin dengan tetap dan harus
mengazzamkan diri untuk bisa pergi berhijrah dan berperang bersama Para
Mujahidin fie Sabilillah hingga Allah Ta'ala akan melihat amalan-amalan
mereka dan mengabugerahkan kepada mereka rizqi Jihad dan Mati Syahid
insya Allah. Allahu Akbar...!!!
Tak
terasa Khutbah tersebut membuat hati Para Mujahidin Tamanjeka merasa
tersentuh sekali dan membuat hati ini rasanya sangat terenyuh, dan tak
bisa dibendung lagi, air mata haru pun tumpah-ruah membanjiri hampir
seluruh Jamaah Mujahidin Tamanjeka. Tak hanya itu, rasa haru pun juga
menyelimuti mereka di saat mereka kemudian berdiri bersalam-salaman dan
berpelukan satu sama lainnya.
Subhanallah... Allahu Akbar...!!!
Sebagaimana
Kaum Muslimin lainnya, biasanya mereka memiliki Menu Istimewa di Hari
Lebaran, tak ketinggalan Para Mujahidin Tamanjeka, mereka juga memiliki
Makanan Istimewa kali ini, suatu Menu Spesial yang jarang ataupun
mungkin belum mereka nikmati sebelumnya, yaitu Jamur Tiram dan Abon
Ikan. Alhamdulillah dengan idzin Allah malam harinya Para Mujahidin
mendapati di sebuah Pohon Tumbang ada Jamur Tiram yang rasanya tiada
duanya, padahal kesehariannya mereka hanya makan nasi dan garam atau
dengan tumbuhan-tumbuhan hutan lainnya yang bisa dimakan.
Oleh karenanya, Fabiayyiaalaai Robbikumaa tukadzibaan...??? Dengan nikmat Rabb mu yang mana lagi yang kalian Ingkari...???
Sebuah
Kehidupan yang sangat Sederhana dan sebuah Tauladan yang bagus jika
dibandingkan dengan kondisi sebagian Kaum Muslimin yang asyik dengan
Penghidupan mereka yang mereka khawatirkan hilangnya, ataupun keluarga
yang mereka khawatirkan ketiadaannya. Semoga ini bisa menjadi renungan
kita bersama.
Demikian reportase kali ini, semoga bisa bermanfaat, salah khilaf mohon dimaafkan.
Jangan lupa untuk selalu mendoakan Para Mujahidin di manapun mereka berada, khususnya yang berada di Nusantara ini.
Ingatlah,,,
Kemenangan itu adalah Anugerah Allah, tugas kita hanya Berbuat, berbuat
dan berbuat... Beramal, beramal dan beramal...
"Dan Beramallah, niscaya Allah, Rasul-Nya dan orang yang Beriman akan melihat amalan kalian"
Allahu Akbar... Allahu Akbar... Allahu Akbar...
Poso, Sabtu 27 Oktober 2012
=======================
AMZ melaporkan untuk THORIQUNA
=======================
Sumber : Forum Islam Al-Busyro
Tweet
