Salibis AS Bakar Qur'an, Hanya Gaji Yang Dipotong


Sembilan tentara kafir AS dinyatakan bebas dari segala tuntutan pidana, mereka disidang dikarenakan membakar Al-Quran dan mengencingi mayat mujahidin Taliban di Afghanistan. Pembakaran Quran oleh tentara AS tersebut memicu kerusuhan di Afghanistan sehingga dua tentara dan dua penasihat militer AS ditembak mati oleh seorang tentara Afghanistan.

Laporan investigasi memberikan rincian, bahwa lebih dari 1.200 buku-buku agama dan salinan Quran, yang telah diambil dari fasilitas penahanan di Parwan dijadikan bahan bakar untuk menyalakan api di pembuangan sampah Lapangan Udara Bagram, markas militer utama kaum penjajah di Kabul.

Otoritas amerika menyatakan bahwa mereka "tidak ada niat jahat untuk menodaii Quran atau mengejek agama Islam.", mereka mengatakan bahwa aksi tentara AS tersebut merupakan "miskomunikasi, kurangnya sopan santun, dan kurang tepat" dalam melampiaskan kekesalan mereka. Tentara tersebut hanya akan dikenakan sanksi administratif berupa pemotongan gaji mereka. 

Video buang air kecil di mayat mujahidin, terungkap pada bulan Januari saat muncul di YouTube, rekaman menunjukkan empat marinir dengan perlengkapan perang lengkap mengencingi mayat tiga mujahidin Taliban yang tewas. Insiden itu terjadi  selama operasi militer di distrik Musa Qala provinsi Helmand, di barat daya Afghanistan pada Juli 2011.

Begitulah sikap para kafirin, membakar Al-Qur'an dihukum hanya dipotong gaji, berbeda ketika bendera mereka dibakar yang hukumannya jauh lebih berat. wallahu'alam
(sumber:al-mustaqbal.net)



Top