SEO BLOG & TEMPLATES
Anti Thoghut »
Muslimah
,
Risalah Jihad
»
Surat Cinta Yang Ditolak
Surat Cinta Yang Ditolak
Posted by Anti Thoghut on Minggu, 17 Juni 2012 |
Muslimah,
Risalah Jihad
Sahabatku ada menulis surat "cinta" kepada seorang wanita yang awalnya akan dijodohkan kepadanya. Setelah membaca surat ini, sang wanita langsung berubah fikiran, dan menolak untuk dipersunting. Entah karena isi suratnya yang "menakutkan" atau karena hal lain mengingat sang wanita kurang "istiqomah" terhadap agamanya. wallahu'alam... silahkan dibaca isi suratnya ini. yang menurut saya.. sangat menggugah semangat...
Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang..
Ya ukhti..Apa kiranya yang layak untuk mengawali surat yang aku untaikan untukmu ? apakah aku akan memberimu sebuah kalung yang indah lagi? apakah aku akan menghiburmu dengan kata-kata manisku lagi? Tidak.. sekali-kali tidak.. aku tak akan melakukannya kali ini.. tidaklah baik jika aku terus memanjakanmu.. tapi engkau juga tidak perlu bersedih hati, karena aku tak akan menuliskan kata-kata yang menyakitkanmu.. tidaklah pantas engkau mendapatkannya.. tidaklah pantas... namun aku hanya akan menceritakan untukmu sebuah realita..
Sungguh.. aku memberanikan diri untuk menulis ini semua.. dengan harapan engkau dapat mengerti apa yang sebenarnya ada di dalam hatiku... meski aku tidak begitu berharap, engkau bisa memahami tulisanku ini... tapi bacalah.. bacalah dengan perlahan.. dengan hatimu...
Antara Engkau Dan Mereka....
Bagaimana seorang muslim bisa diam tenang
Sedangkan kaum muslimin bersama musuh yang menyerang
Yang mana kaum wanita itu jika takut dihinakan, mereka mengucapkan
Kata-kata yang menusuk hati; 'Duhai, alangkah baiknya jika kami tidak pernah terlahir
Bagaimana aku bisa hidup senang sedangkan kaum muslimah diperkosa di dalam penjara, kaum wanita yang masih suci dan perawan diperkosa oleh tentara-tentara Kristen, sampai wanita-wanita itu hamil lantaran tindakan keji tentara itu. Lalu wanita-wanita itu mengirimkan surat kepada saudara-saudara mereka, kepada diriku, yang berada di luar penjara, yang berisikan: 'Kemarilah kalian dan hancurkanlah penjara ini bersama kami karena kami sudah tidak sanggup lagi untuk menanggung kehinaan ini alangkah baiknya jika kami tidak pernah lahir.. keluarkanlah kami dari negeri ini!'
Itu tidaklah seberapa sehingga saudara-saudaraku menceritakan bahwa ada sepuluh pesawat kafir yang mendarat di desanya, lalu mereka mengambil kaum wanita dan anak-anak perempuan dari desa tersebut. Lalu pesawat itu membawa terbang kaum wanita itu kemudian mereka ditelanjangi lalu pakaian-pakaian mereka dijatuhkan dari atas desa tersebut, kemudian para wanita itu diperkosa lalu mereka dijatuhkan di kamp-kamp mujahidin ya.. dijatuhkan begitu saja..
Ada apa dengan agama ini, sehingga kehinaan dapat merambah keseluruh sendi-sendinya dan kegelapan dapat meliputi seluruh sudut kehidupannya, apakah karena jumlah laki-lakinya sedikit?! Apa gunanya kuliahku jika yang berkuasa di dalam negeriku adalah seorang yahudi atau komunis atau orang-orang munafik atau orang-orang kafir atau yang lain?! sungguh perut bumi benar-benar lebih baik daripada mukanya bagi kita lalu apa gunanya ijazahku?!! Apa gunanya jika harga diri terancam, harta benda dimusnahkan dan darah ditumpahkan?!! Apa gunanya hidupku ini?! Apa gunanya hartaku?!! Apa gunanya ijazahku?!! Apakah ia adalah hari-hari yang dihitung dan ditulis?!! Ataukah ia adalah nafas yang keluar dan dihitung?!! Ataukah ia adalah tindakan yang dapat merubah sejarah, ataukah peristiwa yang dapat membangun kejayaan, ataukah darah yang dapat membangun kejayaan Islam..?!
Q.S 4:75... Mengapa kamu tidak mau berperang di jalan Allah dan (membela) orang-orang yang lemah baik laki-laki, wanita-wanita maupun anak-anak yang semuanya berdoa: "Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami dari negeri ini yang lalim penduduknya dan berilah kami pelindung dari sisi Engkau, dan berilah kami penolong dari sisi Engkau!".
Sungguh kecintaan kepada jihad benar-benar telah menguasai hidupku, jiwaku, perasaanku, serta hati dan inderaku. Ayat-ayat muhkamat dalam surat at taubah yang menerangkan syariat terakhir mengenai jihad dalam Islam, benar-benar telah memeras kesedihan hatiku untuk mencabik-cabik duka jiwaku, sedangkan aku sadar akan kekuranganku dan kekurangan kaum muslimin dalam melaksanakan kewajiban perang di jalah Allah ini. Dan aku sangat takut kepada hari dimana aku ditanya olehNya, apa alasan orang-orang yang absen dalam jihad?
Ya Allah, aku telah menangis darah untuk mereka... dan hatiku perih jiwaku tersayat..
Aku tak bisa tidur nyenyak setiap malam, karena dalam hatiku ada luka-luka mereka..
Yang rasa itu membangunkanku dari tidur bahwa aku adalah bagian dari mereka..
Perasaan penghinaan menghantuiku... ketika mereka dibelengu dengan hina..
Dipenjarakan! Dibunuh! Diperkosa!
Lalu siapakah yang akan bangkit menolong mereka?
Sungguh, antara engkau dan mereka... tentulah aku akan memprioritaskan mereka dahulu... memprioritaskan menolong agamaku dahulu diatas segala-galanya... tentulah hatiku cenderung kepada mereka dibandingkan dirimu yang tertidur diatas tempat tidur yang empuk... lalu..aku ingin tahu,. apakah engkau merasa berat hati jika aku mendahulukan muslimah-muslimah tersebut?
Mereka bukan lelaki!
Lihatlah.. jangan menutup mata.. para penyembah salib itu telah membakar kitab Robb kita.. telah menghina Rasulullah... telah membunuh ribuan bayi yang tak mengerti apa-apa... memperkosa para muslimah... menembak anak-anak tepat di keningnya sambil tertawa... lihatlah mereka! kaum hindu penyembah sapi juga telah melakukan perbuatan lancang yang sama...
Menyedihkan, jika putra-putra islam tidak bangkit membalas perlakuan mereka, menyedihkan jika para istri tidak mengusir suami, atau ayahnya, atau anak lelaki mereka untuk pergi berjihad, untuk membela apa yang seharusnya dibela.. bahkan ada diantara mereka yang mencari-cari seribu alasan agar tidak ada diantara mereka yang maju ke medan perang, lalu kapan mereka bangkit? Kapan mereka bangun? Jika realita dan penghinaan ini tidak membuatnya tergerak, lalu apa yang membuat mereka tergerak? Hampir-hampir langit runtuh menimpa kita, kita meminta pertolongan kepada Allah, tapi tidak marah dan membela ketika kesucian kitabNya dan rasulNya dilanggar! Lantas, apakah yang ditunggu oleh putra-putra islam? Sedangkan islam memerintahkan para lelaki untuk membela agamanya dengan jiwa, maju ke garis depan dengan menenteng senjata.. bukan dengan ilmu.. bukan dengan kuliah.. bukan dengan sedekah, bukan dengan menjadi dokter, bukan dengan menjadi pegawai negeri... sungguh jelek ucapan mereka..
Mereka yang sibuk mengejar gelar, kekayaan, juga jabatan...
Mereka yang sibuk bermimpi akan rumah yang besar, serta mobil yang indah...
Mereka yang sibuk bersenda gurau dan tertawa di dunia ini...
Mereka yang melakukan itu semua ditengah desingan peluru yang merobek dada...
Apakah mereka lelaki?
Jangankan mengharapkan mereka akan membela agama ini...
Bahkan mereka tidak akan berani berdiri ketika diacungkan senapan ke mukanya..
Bahkan mereka tidak akan berani berdiri ketika melihat istri-istrinya, anak perempuannya, serta saudari-saudarinya dirusak kehormatannya oleh kaum kafir..
Mereka tidak akan berani... mereka bukan lelaki!
Akan kuceritakan sebuah cerita.. pada zaman Nabi Muhammad SAW, dikisahkan ada seorang tukang emas Yahudi Bani Qainuqa menganiaya kehormatan seorang Muslimah dengan mengikat pinggir bajunya sehingga menyebabkan tubuhnya tersingkap. Saat itu, seorang pria Muslim kebetulan berada di sana dan membunuh orang Yahudi itu. Kemudian orang-orang Yahudi membalas dengan membunuh orang muslim itu. Keluarga pria itu memanggil kaum Muslimin untuk membantu dan Nabi SAW mengirimkan pasukan melawan mereka dan setelah 15 hari pengepungan seluruh suku Bani Qainuqa diusir dari Madinah.
Kini, berapa banyak Muslimah yang dilecehkan kehormatannya oleh kuffar ? Berapa banyak Muslimah yang berteriak meminta tolong dari kedzoliman yang dideritanya? Berapa banyak kaum Muslimin yang ditawan pemerintahan kafir maupun pemerintahan murtad ? Bukankah sudah terdengar teriakan mereka dari penjara di Guantanamo (Kuba), Abu Gharib (Irak), Bagram (Afghanistan), Gaza (Palestina) Nusa Kambangan (Indonesia), dan penjara-penjara Amerika dan Inggris di seluruh dunia. Dimanakah para putra-putra islam hari ini?
Bukankah saudari Muslimah kita Afia Siddiqui sudah berteriak meminta pertolongan dari penjara pemerintahan Pakistan? Juga saudara Muslimah kita, Putri Munawaroh berteriak meminta pertolongan dari kedzoliman penjara Mako Brimob? Ataukah engkau tidak mengenal saudarimu itu?
Dan aku hanya ingin membela kaum muslimin tersebut karena Rasulullah SAW telah bersabda,
"Berikanlah makan pada seseorang yang merasa lapar, kunjungilah seseorang yang sakit dan bebaskanlah seseorang yang ditawan."
Beliau SAW., juga bersabda,
"Adalah sebuah kewajiban bagi Muslim dari harta mereka untuk membebaskan orang-orang yang berada dalam tahanan dan membayar tebusan."
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah berkata,
"Jika mereka menahan seorang Muslim, adalah sebuah kewajiban kita untuk tetap memerangi mereka sampai mereka membebaskan mereka atau mereka di musnahkan,"
Sahabat Umar Ibnu Khattab RA berkata,
"Bagiku membebaskan seorang Muslim yang berada ditangan Musyirikin lebih aku sukai daripada seluruh Jazirah Arab."
Sejarah Islam telah menorehkan dengan tinta emas kisah-kisah heroik dan tauladan abadi dari mereka-mereka yang membela kehormatan kaum Muslimin. Bukan kisah-kisah pengecut! Kini, kaum Muslimin di berbagai penjuru dunia banyak dilecehkan dan ditawan di banyak penjara kaum kuffar. Lalu, dimanakah putera-putera islam hari ini? Sedangkan para lelaki yang melarikan diri ketika perang Uhud dan meninggalkan Rasulullah, oleh kaum wanita, mereka dipakaikan celak dan didandani seperti wanita, lalu para wanita berkata, 'sesungguhnya engkau bukanlah lelaki...'
Saat ini, para lelaki yang sebenarnya tumbuh dibawah desingan peluru-peluru, dentuman meriam, raungan pesawat dan deru suara tank. Dan menjauhi kenikmatan hidup, dendangan musik dan kasur-kasur yang empuk. Karena agama ini tidak menginginkan para lelakinya beristirahat sedangkan musuh sudah didepan matanya.. lalu.. aku ingin tahu,, apakah engkau akan melarangku menjadi lelaki muslim dengan memintaku untuk mengejar kemewahan dunia yang sementara ini?
Cintamu dan Cintaku..
Sebenarnya banyak hal yang ingin aku sampaikan kepadamu... Semoga Allah melimpahkan balasan pahala kepadamu karena kecintaanmu kepadaku dan kepada kaum muslimin, juga karena dukunganmu kepadaku selama ini. Mudah-mudahan itu semua karena Allah... bukan karena engkau kasihan kepadaku,.. bukan karena engkau menginginkan hartaku... bukan karena engkau ingin mendapatkan sesuatu atau yang lainnya, sungguh aku tak dapat memberikan dunia kepadamu melainkan hanya sedikit atas izin Allah SWT.. sesungguhnya, hanya Allah yang tahu niat yg tersimpan di hati kita..
Sedangkan aku.. aku mencintaimu karena Allah... insyallah.. bukan karena kecantikanmu... bukan karena hartamu,.. ataupun kedudukanmu..
Sungguh aku sangat sakit jika harus duduk bersamamu diatas kendaraan.. jika harus bersentuhan denganmu walau hanya sedikit,.. sungguh aku sangat sakit jika harus menatapmu.. sungguh aku sangat sakit.. karena kita ini bukanlah muhrim yang dihalalkan untuk melakukan hal tersebut... tapi.. aku tak bisa menolak ajakanmu.. aku tak bisa mengendalikan nafsuku untuk tidak bertemu denganmu.. bahkan Nabi Yusuf yang begitu zuhud tak mampu menahan godaan zulaikha yang cantik...
Q.S 12:24. Sesungguhnya wanita itu telah bermaksud (melakukan perbuatan itu) dengan Yusuf, dan Yusuf pun bermaksud (melakukan pula) dengan wanita itu andaikata dia tiada melihat tanda (dari) Tuhannya..
Sedangkan aku.. aku hanyalah manusia biasa yang lebih rendah daripada seorang Nabi.. sedangkan engkau, engkau begitu indah dipandanganku.. itu sudah sunatullah yang tak dapat kuingkari...
Q.S 3:14. Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).
Sedih.. benar-benar sedih.. aku sedih atas akhlakku ini.. tapi sebagai manusia, kita dilarang untuk berputus asa terhadap rahmat Allah.. oleh karena itu, setiap hari aku terus memperbaiki akhlakku ini..
Lalu terbesitlah keinginanku untuk mentarbiyah dirimu.. memasukanmu kedalam majelis-majelis halaqoh... Aku akan sangat senang dan semakin mencintaimu jika kita bertemu di majelis-majelis surga.. bukan di cafe ataupun restoran... dengan itu, kuharap engkau akan sendirinya membantu diriku dan dirimu sendiri mendapatkan ridho Allah... kuharap engkau akan sendirinya mengingatkanku dan menolak ajakanku ataupun engkau akan sendirinya berkata kepadaku.. 'wahai akhi.. engkau tidak diijinkan Allah untuk menyentuhku... wahai akhi.. engkau tidak diijinkan Allah untuk mengantarku pulang... wahai akhi.. maukah engkau untuk tidak menatapku dengan nafsu,....wahai akhi.. sekarang waktunya sholat.. wahai akhi.. majulah kemedan perang....'
Wahai wanita yang kucintai karena Allah... cintailah aku karena Allah.. jika engkau mencintaiku karena Allah, tentulah engkau akan mencintaiku dengan cara yang diridhoi olehNya..
Apakah permintaanku salah? Apakah memintamu melakukan sesuatu yang haram? Apakah aku memintamu melakukan zina? Sungguh... aku memintamu untuk melakukan yang haq, yang dengan itu Allah akan membukakan surganya untukmu...
Engkau dan Tujuan Hidupku
Tidak mungkin kuingkari aku membutuhkan seseorang menjadi pendamping hidupku.. namun aku tidak berani berjanji untuk sesuatu yang aku tidak mungkin bisa memastikannya.. karena boleh jadi,, maut lebih dahulu menjemputku... karena boleh jadi, Allah tidak mengizinkan dirimu menjadi milikku...
Namun Allah menghendaki hambanya untuk berikhtiar,.. Allah tidak melarang untuk mencintai seseorang dan mempunyai keinginan untuk menikahinya.. tapi janganlah usaha kita itu menjadi niat dalam setiap amal ibadah yang kita lakukan,...
Q.S 6:162. Katakanlah: "Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam
Dan camkanlah dalam hati, bahwa Allah sudah mengatur siapa yang akan menjadi jodoh untuk diri kita masing-masing.. tidaklah perlu kita mengejar-ngejar jodoh itu, apalagi membuat kita menjadi kufur demi mendapatkannya... sungguh, Allah tahu apa yang terbaik untuk hambanya,, wanita baik-baik.. untuk lelaki yang baik- baik!
Tapi hendaknya engkau tahu terlebih dahulu, apa tujuan hidupku.. semoga Allah meneguhkan ucapanku di dunia dan diakhirat,,,
Sungguh,. Jika diberikan kesempatan, aku akan pergi ke afghanistan, atau irak, atau filipina, atau chechnya, atau thailand, atau china, atau kashmir, pergi kemanapun yang mana disana ada terdengar kata 'perang'... aku akan memacu langkahku kesana dan berharap dapat menegakkan kalimatullah atau syahid!
Sungguh, jika diberikan kesempatan, engkau akan melihatku bertempur melawan densus 88 dan tentara kuffar lainnya...
Sungguh, jika diberikan kesempatan, engkau akan melihat wajahku sebagai buronan, dan istriku akan dikatakan sebagai istri seorang teroris, ataupun istri seorang khawarij...
Sungguh, jika diberikan kesempatan, engkau akan melihatku dalam penjara-penjara atau tiang gantungan penguasa durhaka...
Sungguh, jika diberikan kesempatan, aku akan meninggalkan istri dan anak-anakku demi membela agama ini..
Sungguh, jika diberikan kesempatan, aku akan melatih anak lelakiku menjadi singa-singa islam, bukan menjadi seorang dokter ataupun PNS...
Sungguh, jika diberikan kesempatan, aku hanya akan memberikan nafkah secukupnya dan seperlunya tanpa kukurangi kepada keluargaku...
Sungguh, aku tak akan bermewah-mewahan dan bersantai-santai, karena aku telah menyatakan sumpah untuk melakukan 'transaksi jual beli' kepada Allah..
Q.S 9:111. Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin, diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Qur'an. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar.
Maka kukatakan padamu.. Sukakah engkau jika suatu saat melihatku bersimbah darah karena terbunuh ditangan kuffar? Atau sukakah jika engkau melihatku meneneteng senjata bukannya tas kerja? Membawa pulang granat bukannya uang?
Lalu..aku ingin tahu.. maukah engkau menerima hal itu, wahai wanita yang mencintaiku? Jika engkau menerimanya dan ikhlas karena Allah, sungguh aku juga akan menerimamu dengan ikhlas karena Allah.. aku tak memintamu untuk menjadi seperti istri-istri nabi.. tapi aku memintamu untuk BERUSAHA menjadi seperti istri-istri nabi..
Tandzhim-ku dan Tandzhim-mu
Aku telah memilihkanmu sebuah jama'ah, kuharap engkau mau mengikutinya.. ia adalah (####).. .. bukanlah aktivitas politik kufur yang kuinginkan jika engkau bergabung dengannya, melainkan aktivitas tarbiyah.. aku telah melihat, (####) adalah tempat terbaik untuk para wanita di Indonesia.. hanya untuk para wanita.. belajarlah disana.. insyallah apa yang diajarkan disana tidak menyimpang dari pemahaman ahlus sunnah wal jam'ah, yaitu sekelompok orang yang dijamin oleh Allah akan masuk ke dalam surgaNya.. Aku telah melihat, bahwa tarbiyah yang dikelola oleh (####) dapat membantumu.. orang-orangnya sangat memegang teguh ajaran islam.. mereka tidak akan segan-segan menolongmu jika kesusahan.. mereka tidak akan meminta imbalan jika engkau ingin diajarkan dien ini... semoga Allah membalasnya dengan surga... liqo'lah disana.. aktiflah disana..
Sedangkan aku.. aku bukanlah dari jama'ah (####).. Insyallah... aku ini ingin bergabung dalam barisan Tandzhim Al-Qaeda.. tempat terbaik untuk para lelaki... hanya untuk para lelaki... mungkin, engkau pernah mendengar fitnah-fitnah yang dilontarkan kaum-kaum kafir terhadap Al-Qaeda, bahkan dari saudara-saudara muslim sendiri mencela kami.. mereka mengatakan kami ini khawarij, mengatakan kami ini teroris, semoga Allah memaafkan mereka atas ketidaktahuan mereka akan tandzhim ini..
Dan jika ada orang-orang (####) yang mencela Al-Qaeda sebagian mereka pasti mencela-, ataupun mencelamu karena aku seorang yang ingin menjadi tentara Al-Qaeda, aku harap engkau tidak ikut-ikutan mencelaku..
Hendaknya engkau tahu, sesungguhnya musuh-musuh Allah telah berancang-ancang mengatur strategi mereka dalam rangka menjaga keyakinan-keyakinan batil mereka dan kekuasaannya, yaitu dengan melemparkan berbagai macam tuduhan terhadap kaum mukminin, mereka berdusta terhadap Allah Azza wa Jalla, terhadap diri-diri mereka sendiri, dan terhadap manusia dan sungguh Allah ta'ala telah menyingkap celaan-celaan dan tuduhan ini dan membongkarkan tipu dayanya bagi orang-orang beriman agar mereka tetap berada diatas bashirah dan cahaya dari Tuhan mereka, sehingga tidaklah mereda bara api iman yang menyala di dalam hati ini, atau berpaling dari syariat-Nya karena segan kepada musuh, atau karena malu jika dituduh dengan berbagai macam tuduhan, dan diantara tuduhan dan celaan itu adalah...
Kami akan dituduh bahwa sesungguhnya kami berusaha untuk mendapatkan kedudukan dan kekuasaan. Allah Ta'ala berfirman;
Mereka berkata, Apakah kamu datang kepada kami untuk memalingkan kami dari apa yang kami dapat dari nenek moyang kami mengerjakannya, dan supaya kamu berdua mempunyai kekuasaan di muka bumi (Yunus : 78).
Kami akan dituduh berbuat kerusakan di muka bumi dan mendatangkan agama baru. Allah Ta'ala berfirman;
'Dan berkata Fir'aun (kepada pembesar-pembesarnya) 'Biarkanlah aku membunuh Musa dan hendaklah dia memohon kepada Tuhannya karena sesungguhnya aku khawatir dia akan menukar agamamu atau menimbulkan kerusakan di muka bumi.' (Ghafir : 26)
Kami akan dituduh bahwasanya dengan mengikuti kami akan membawa kepada kemiskinan dan menghancurkan sumber-sumber ekonomi (seperti menghambat pariwisata, menjadikan tempat-tempat mesum dan hotel-hotel menjadi kosong dan bangkrut). Allah Ta'ala berfirman:
Dan mereka berkata: Jika kami mengkuti petunjuk bersama kamu, niscaya kami akan diusir dari negeri kami.' (Al-Qashash: 57).
Pemuka-pemuka kaum Syu'aib yang kafir berkata (kepada sesamanya): Sesungguhnya jika kamu mengikuti Syu'aib, tentu kamu jika berbuat demikian (menjadi) orang-orang yang merugi. (Al-A'raf: 90)
Semua tuduhan tersebut tidak lain tujuannya hanyalah untuk menolak dan memalingkan manusia dari agama Allah dan petunjuk-Nya. Allah ta'ala berfirman;
Mereka ingin agar kamu menjadi kafir sebagaimana mereka telah menjadi kafir. (An-Nisaa': 89)
Dan orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. (Al-Baqarah: 120)
Orang-orang kafir berkata kepada Rasul-rasul mereka: Kami sungguh-sungguh akan mengusir kamu dari negeri kami atau kamu kembali kepada agama kami. (Ibrahim: 13)
Sesungguhnya jika mereka mengetahui tempatmu, niscaya mereka akan melemparkamu dengan batu, atau memaksamu kembali kepada agama mereka, dan jika demikian niscaya kamu tidak akan beruntung selama-lamanya. (Al-Kahfi: 20)
Oleh karena itu, wahai saudariku, waspadalah engkau dari fitnah mereka terhadapku...
Tutuplah auratmu dengan sempurna!
Tidak mungkin aku mengubah syariat, tidak mungkin aku membohongimu.. cobalah engkau renungkan ketika Rasulullah Saw menegur cara berpakaian Asma binti Abu Bakar saudarinya Aisyah r.a., Ia (Asma) masuk ke rumah Nabi Saw dengan mengenakan pakaian tipis yang menggambarkan bentuk tubuhnya. Serta merta Rasulullah Saw memalingkan wajahnya seraya bersabda, 'Hai Asma! jika telah tiba masa haidhnya, seorang wanita tidak dibenarkan menampakkan badannya kecuali ini dan ini sambil beliau menunjuk muka dan telapak tangannya.' (HR Abu Daud)
Sungguh, pakaian ketatmu itu bukanlah sebuah pakaian dimata Allah.. longgarkanlah sedikit.. engkau tidak akan menjadi jelek hanya karena melonggarkan pakaian dan menutup aurat dengan sempurna... engkau malah akan dimuliakan oleh makhluk yang ada di langit dan dibumi...
Ada sedikit perbedaan antara kerudung dan jilbab. Jilbab bermakna milhâfah (baju kurung atau semacam abaya yang longgar dan tidak tipis), kain (kisâ') apa saja yang dapat menutupi, atau pakaian (tsawb) yang dapat menutupi seluruh bagian tubuh. Di dalam kamus dinya¬takan demikian: Jilbab itu laksana sirdâb (tero¬wongan) atau sinmâr (lorong), yakni baju atau pakaian yang longgar bagi wanita selain baju kurung atau kain apa saja yang dapat menutupi pakaian kesehariannya seperti halnya baju kurung.
Ada juga keterangan dalam kamus yang menyatakan: Jilbab adalah kain panjang dan longgar (milhâfah) yang sering disebut mulâ'ah (baju kurung). Begitulah pemahaman yang benar.
Jadi pakaian muslimah yang sesuai syariat Islam, adalah jilbab plus kerudungnya. Dan itu wajib dikenakan ketika keluar rumah atau di dalam rumah ketika ada orang asing (baca: bukan mahram) yang kebetulan sedang bertamu ke rumah kita atau keluarga kita. Firman Allah Swt:
'Hai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbab-nya ke seluruh tubuh mereka". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha pengampun lagi Maha penyayang.' (QS al-Ahzab [33]: 59)
Katakanlah kepada wanita yang beriman: Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya (QS An-Nur [24]: 31)
Bumi Allah itu luas
Bumi Allah itu luas wahai saudariku.. memang boleh melepas jilbab jika terpaksa, tapi itu harus disertai usaha untuk memakainya kembali.. aku takut.. jika kita diwafatkan dalam keadaan yang sedang ingkar terhadap perintah Allah SWT
Sesungguhnya orang-orang yang diwafatkan malaikat dalam keadaan menganiaya diri sendiri, (kepada mereka) malaikat bertanya: "Dalam keadaan bagaimana kamu ini?". Mereka menjawab: "Adalah kami orang-orang yang tertindas di negeri ini". Para malaikat berkata: "Bukankah bumi Allah itu luas, sehingga kamu dapat berhijrah di bumi itu?". Orang-orang itu tempatnya neraka Jahanam, dan Jahanam itu seburuk-buruk tempat kembali, (QS An-Nisa'[4]: 97)
Barang siapa berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka mendapati di muka bumi ini tempat hijrah yang luas dan rezeki yang banyak. (QS An-Nisa'[4]: 100)
Maka ingin sekali kukatakan padamu, masih layakkah pekerjaanmu itu dipertahankan? semoga kita mampu meneguhkan hati, lisan dan amal perbuatan, dan kembali berserah pada Allah saja. Yakinlah, bahwa satu-satunya tempat bergantung kehidupan di masa sekarang dan yang akan datang hanya ada di tangan Allah. Ia lah Ar-Razak (Maha Pemberi Rizki). Bumi Allah itu luas.. masih banyak tempat-tempat yang lebih layak untuk wanita baik-baik sepertimu..
'Katakanlah, cukuplah Allah bagiku. Hanya kepadaNya bertawakal orang-orang yang berserah diri.' (QS Az-Zumar: 38)
Sungguh, rezeki akan terasa manis jika Allah ridho terhadap rezeki tersebut, meski hanya sedikit.. meski hanya dapat dibelikan sebuah kurma..
Kapan bisa disebut kondisi darurat?
Darurat hanya bisa terjadi jika tidak ada pekerjaan lain yang bisa dicari dan jika tidak bekerja ditempat tersebut, akan menyebabkan kematian atau hal mudharat lainnya yang jika tidak kita lakukan, maka akan membahayakan diri kita.
Insyallah, hal tersebut itu termasuk dalam kategori darurat, boleh bertahan di tempat kerja tersebut semata-mata untuk menyambung hidup, dan sambil menunggu pekerjaan baru, dan merasa berdosa bila melepas jilbab, dan berusaha keras agar segera keluar, tanpa berlama-lama meneruskan di sana.
Bolehnya melakukan sesuatu yang asalnya dilarang, sekedar keperluan menyambung hidup, dan segera ingin bisa melepaskan diri dari hal itu, sebagaimana yang diterangkan dalam QS Al-Baqarah: 173, QS Al-Anam: 145, .dan maka barangsiapa terpaksa tidak karena keinginan dan tidak (pula) melampaui batas, maka sesungguhnya Allah Maha Penyayang'(QS An-Nahl: 115). Semoga Allah Mengampuni...
Sadarilah, semua itu adalah ujian hidup yang harus dihadapi, karena semua milik Allah dan akan kembali pada Allah, semakin beriman diri seseorang.. semakin mempunyai keinginan untuk menjadi muslimah yang beriman.. maka bersiap-siaplah menghadapi ujian yang akan Allah berikan... sehingga sikapilah dengan sikap terbaik, yaitu tetap istiqamah, apapun yang terjadi. Karena tidak ada ketaatan terhadap makhluk dalam pengingkaran terhadap perintah Allah...
Q.S 9:23-24. Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu jadikan bapak-bapak dan saudara-saudaramu pemimpin-pemimpinmu, jika mereka lebih mengutamakan kekafiran atas keimanan dan siapa di antara kamu yang menjadikan mereka pemimpin-pemimpinmu, maka mereka itulah orang-orang yang lalim. Katakanlah: "Jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, istri-istri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya dan (dari) berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya." Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik.
Maka ingatlah perkataanku ini, seandainya aku melihatmu menikmati pekerjaanmu itu, kamu rela dengan pekerjaan itu, dan tanpa rasa malu sedikitpun dirimu menunjukan auratmu di depan orang-orang.. maka aku akan menjauhimu.. tak perlulah aku panjang lebar menasehatimu lagi.. karena sungguh,,, aku telah menyampaikannya kepadamu mengenai wajibnya menutup aurat.. aku akan menjauhimu, karena Allah telah memerintahkanku untuk menundukan pandanganku terhadap wanita yang menutup auratnya, apalagi terhadap yang tidak menutup aurat...
Jangan Bermewah-mewahan!
Engkau hidup di sebuah rumah yang alhamdulillah- cukup kecil, dan minim perabotnya. Kuharap engkau terima semua itu hanya karena Allah. Maka semoga Allah membalas jasamu dengan sebaik-baik balasan. Sungguh, tetaplah seperti itu.. melihat rasa syukurmu terhadap itu semua, aku telah mengerti bahwa engkau seorang wanita zahidah, mudah-mudahan penilaianku ini tidak salah.. bagimu materi dunia ini tidak ada nilainya dalam hidupmu. Engkaupun tidak pernah mengeluh pada hari-hari yang berat karena sedikitnya uluran tangan pertolongan. Dan engkau pun tidak pernah bermewah-mewah juga tidak membanggakan diri pada hari-hari Allah membukakan sedikit hatimu, padahal sebagian besar kesempatan ada di tanganmu. Berpegang teguhlah pada sifat zuhud, niscaya Allah akan mencintaimu. janganlah mencintai apa yang dimiliki manusia, niscaya manusia mencintaimu. Al Qur'an adalah kenikmatan hiburan dalam kehidupan. Bangun sholat malam (tahajud), puasa sunnah, serta beristighfar pada waktu-waktu sahur (sepertiga malam terakhir) menjadikan hati lembut, beribadah menjadi manis. Bersahabat dengan orang-orang yang baik, tidak berlebih-lebihan di dunia, jauh dari kemewahan dan orang-orang yang sibuk dengan dunia semua itu akan menjadikan hati tenang.. semoga engkau tetap seperti itu...
Aku rasa.. itu saja yang ingin kusampaikan saat ini.. mohon maaf untuk semua kesalahanku.. aku bukanlah orang yang sempurna sehingga berani menceramahimu, boleh jadi engkau lebih baik dariku... dan janganlah engkau salah artikan suratku ini.. aku tak memintamu untuk 'berubah'.. aku takut dirimu 'berubah' karena diriku,.. bukan karena Allah... dan aku tak memintamu untuk berakhlak yang sempurna, namun aku memintamu untuk BERUSAHA menyempurnakan akhlak..
Ya Allah.. teguhkanlah ucapanku di dunia dan diakhirat.. masukanlah aku dan orang-orang yang mencintaiku karenaMu kedalam jannah... Allahu Akbar!
(sumber:forum arrahmah)
---------------------------------------------------------------------
No God but Allah/ The God, Muhammad/ The Praised One is a Messenger of Allah.
Tweet
