SEO BLOG & TEMPLATES
Anti Thoghut »
Berhala Pancasila
»
Fitnah Bahwa Pancasila Sesuai Dengan Islam !!
Fitnah Bahwa Pancasila Sesuai Dengan Islam !!
Posted by Anti Thoghut on Minggu, 29 April 2012 |
Berhala Pancasila
Banyak kaum Muslilmin yang beranggapan bahwa Pancasila itu sesuai dengan Islam, tak terkecuali para cendikiawan muslim, para ulama. Bahkan sampai seorang tokoh besar Islam berani memberikan statement "bahwa siapa pun yang menentang pancasila dan UUD 45 maka mereka adalah kelompok kriminal yang tak boleh hidup di Indonesia".
Statement ngawur tersebut diucapkan oleh Said Aqil Siradj dalam acara "pelantikan Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Nahdatul Ulama (ISNU), periode 2012-2017".
Kalau begitu apakah benar Pancasila itu sesuai dengan Islam? atau bertentangan dengan Islam? Insya Alloh, akan dijelaskan secara ringkas Hakikat Pancasila.
1. Pengertian secara Etimologi
"Pancasila" berasal dari bahasa Sansekerta dari India (bahasa kasta Brahmana).
Menurut Muhammad Yamin, dalam bahasa sansekerta perkataan Pancasila memiliki 2 macam arti :
- panca artinya lima.
- syila artinya batu sendi, alas, atau dasar.
- Siila artinya peratutan tingkah laku yang baik, yang penting atau yang senonoh.
Asal-kata pancasila dapat ditemukan dalam kepustakaan Budha India, yang bersumberpada kitab suci Tri pitaka. Dalam kitab Tri Pitaka terdiri dari 3 macam buku besar yaitu :Suttha Pitaka, Abhidama Pitaka, dan Vinaya Pitaka. Ajaran Moral Untuk mencapai Nirwana yangada dalam ajaran Budha dengan melalui Samadhi, dan setiap golongan berbeda-beda kewajibanmoralnya. Ajaran moral tersebut yaitu : Dasasyiila, Saptasyilla, Pancasyilla.
Ajaran Pancasyilla menurut Budha merupakan lima aturan (larangan), yang penganut awamnya harus mentaati dan melaksanakan. Lima larangan itu :
- Panatipada veramani sikhapadam samadiyani artinya "dilarang membunuh"
- Dinna dana veramani sikhapadam samadiyani artinya "dilarang mencuri"
- kameshu micchacara veramani shikapadam samadiyani artinya "dilarang berzina"
- Musawada veramani sikapadam samadiyani artinya "dilarang berdusta"
- Sura meraya masjja pamada tikana veramani artinya "dilarang minum-minuman keras".
Dari segi bahasa pun sudah bertentangan dengan Islam, karena mengambil dari pemahaman agama kafir Budha. Walaupun ada persamaan larangan dalam Islam, tetapi Islam tetap melarang pemahaman yang berasal dari luar Islam. Karena Islam sudah sempurna dalam segala aspek kehidupan yang tidak butuh aturan atau undang-undang baru hasil pemikiran yang lemah dari manusia. Sebagaimana diterangkan dalam Al-Qur'an.
"Pada hari ini telah Ku-sempurnakan untuk kamu Dienmu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi Dien-mu". (QS. Al-Maidah : 3).
2. Pengertian secara Terminologi
Pancasila yang tercantum dalam UUD 1945 inilah yang sah dan benar secara konstitusional sebagai dasar negara Republik Indoanesia. Yang isinya mungkin sudah padah hapal, yaitu:
- Ketuhanan yang maha Esa.
- Kemanusaiaan yang adil dan beradab.
- Persatuan Indonesia.
- Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.
- Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Dalam sila yang pertama inilah yang menyebabkan seorang ataupun sekelompok orang memberikan statement bahwa Pancasila sesuai dengan Islam. Tapi sebenarnya dapat terbantahkan statement tersebut dalam kacamata bahasa Indonesia, uraiannya.
Kata "Ketuhanan", dalam bahasa Indonesia apabila sesuatu kata tunggal maknanya tetapi ditambahkan kata Ke-an maka akan menjadi jamak. Contoh :- Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Kata "keadilan" berasal dari kata "adil" yang hanya menjelaskan satu aspek sikap adil, tetapi dimasukan ke-an "keadilan" sehingga maknanya menjadi luas yaitu segala aspek harus bersikap adil. begitu juga dalam sila ke 2 dan 4.
Indonesia negara pulau, ya pulau apa? makannya "Indonesia disebut negara kepulauan", karena memang Indonesia terdapat banyak pulau. kata"Pulau" itu berkonotasi satu, tetapi dimasuki ke-an "kepulauan" maknanya menjadi terdiri dari banyak pulau.
Begitu pula dengan makna "Ketuhanan", yang berasal dari kata "tuhan" yang berarti satu tuhan,tetapi ditambah kata ke- di depan dan an- di belakang maknanya menjadi bentuk plural (jamak) yang berarti banyak tuhan. Jelas ini adalah sebuah Kesyirikan yang nyata, yang beranggapan atau membenarkan ada ilah (tuhan) selain ALLOH. Jadi bagaimana mungkin Islam dengan Pancasila itu sama,
Islam itu mentauhidkan ALLOH "LA ILAHA ILLALLOH" (Tidak ada Ilah yang berhak untuk disembah selain Alloh) sedangkan Pancasila yang tercantum dalam sila pertama "ketuhanan yang maha esa" bermakna banyak tuhan, yang membenarkan adanya tuhan selain Alloh.
Dalam Islam apabila seseorang mati dalam keadaan musyrik (menyekutukan Alloh) pasti dia masuk neraka. Semoga kita dapat menjauhkan diri kita, keluarga kita, serta kaum muslimin dari ideologi ataupun pemahaman yang berasal dari luar Islam. Karena hanya ALLOH-lah yang berhak menetapkan hukum,aturan,undang-undang.
"Sesungguhnya menetapkan hukum hanyalah hak ALLOH. Dia telah memerintahkan kamu agar kamu tidak menyembah selain Dia. Itulah Dien yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui". (QS. Yusuf : 40)
Wallohu a'alam bis showab
(Sumber :al-mustaqbal.net)
Tweet
